khayal26 July 2006 2:52 am

perjalanan panjang dalam hariku
membawa aku pada satu pilihan hati
semoga benar
kuserahkan hidupku pada yang Di-Atas

kecewa yang lain padaku,
tak dapat aku hindari,
rasa bersalah menutupi seluruh pikiranku
aku harus bagaimana?

apakah sebuah kata
mampu membuatmu kembali tersenyum
entahlah…
aku tak yakin

sakit yang kau rasa
tak sanggup aku rasakan
ataupun aku ucapkan
tapi…
ini pilihan hidup

diriku hanya satu
hatiku hanya satu

tak bisa sayang dan cinta ini dibagi
ada senang…
selalu ada sedih menyertai …
aku bukanlah orang yang mampu beri bahagia untuk semua

banyak yang telah tersakiti
ku harap ini yang terakhir kali
ku merasa bersalah
teramat dalam terhadap dirimu yang telah hadir
dan mengisi hati dan hariku

inilah saatnya aku menjatuhkan pilihan-ku
aku memilih.. DIA …
ku hanya bisa berdoa…
semoga aku dapat merasakan kebahagiaan bersamanya…
semoga DIA pilihan yang tepat
untuk bertahta di hati dan hidupku

ku mohon doa restu darimu Kaka
dan ku mohon maaf beribu maaf atas luka dan kecewa
yang telah kutorehkan di merahnya hatimu
dan terima kasih atas indah hariku… bersamamu…

mentarijingga
[060725:19.41]

khayal17 July 2006 7:04 am

Belum kering tapak kaki dari air laut
Belum kering air liur membasah bibir
Belum kering tegukan soda di tenggorokan
:Mengering jiwa mentarijingga

[060617]
:: mentarijingga di peraduan

khayal16 July 2006 12:33 pm

Tanya dia
Dalam ruang yang tak terlihat
Di kala mentarijingga tenggelam di ufuk barat
Ada apa?

Tanya dia
Gelisah keinginan berkelana di masa lalu
Di ruang jiwa mentarijingga dalam ragu
Ada apa?

Tanya dia
Impian cahaya kehidupan mentarijingga
Di perjalanan waktu tak terhenti
Ada apa?

[060716]
:: bagi mentarijingga di perjalanannya

khayal 12:32 pm

kau coba membuka tabir hatiku
berdiri dan mencari celah kecil dalam kehidupanku
mencoba mengoyak hati yang terbungkus
sedikit telah coba kau sentuh
dan aku mulai tersentuh

hari ku penuh dengan pujian
rasa sayang kerap menghampiri
cintapun ingin tak ketinggalan
hadir dan terus mengisi relung hati

ketika ku harus memilih
apakah aku harus memilih engkau?
ataukah masih harus aku berpikir
berapa kali?
berapa banyak?
dan sampai kapan?

coba kucari jawabannya
sendiri ..
bisakah aku memilih
aku ragu pada pikiranku
aku masih bimbang
entah sampai kapan
aku harus terus berpikir

waktu semakin cepat berlalu
aku harus segera menentukan pilihan
tapi ini sulit
pilihan hidup
dan hanya sekali seumur hidupku

hmm … aku semakin bingung
hanya satu cara
mengadu pada Tuhanku
oh … Tuhan hanya pada engkau aku berserah diri
aku akan selalu berusaha untuk selalu meminta pentunjuk-Mu
Engkau Maha Besar, aku mohon berilah aku petunjuk
amiin …

[060714]
:: celoteh mentarijingga di atas ragunya

khayal 12:31 pm

dalam ruang ragu
tak ada jalan setapak di belantara ini
kerikil kecil mengiris tapak kaki
duri rotan menggurat tapak tangan
buram mata memandang langit tak bermatahari
arah tuju semakin tak menuju

dalam ruang gelisah
setetes darah segar mengalir dari keping hati
sungai kecil dinginkan mata kaki
embun pagi hari tunaikan dahaga
sinar jingga hangatkan jiwa gundah
tongkat kayu masih belum bersua

dalam ruang bimbang
temukan persimpangan labirin kehidupan
langkah keinginan di tangga pengharapan
tayang impian belum terpilihkan
jiwa melayang kehampaan
peta masih tak berlegenda

dalam ruang pilihan
belum kuat berdiri diantara kokohnya keangkuhan
tak mampu bersaing dalam pertarungan pengharapan
pilar kasih tergerus digerogoti rayap cita-cita
diri tak akan membelah terbagi sama
sahabat berlari tinggalkan dalam kesendirian

cercahan cahaya kecil mengitari waktu
tetesan air jiwa membasahi hati
berhembuslah angin bahagia
tujukan aku pada sebuah ruang bahagia
bawalah jiwaku tuju rumah impian
berikan sebuah jawab
atas ragu
atas bimbang
atas gelisah
atas pilihan
diri jiwa mentarijingga

[060702]
:: gelisah mentarijingga jelang perjalanan pengabdian

khayal 12:29 pm

TIDAK!
mengurai dari kerongkongan menggetarkan pita suara mendesiskan bibir mungil

TIDAK!
mencekat di sela nadi pengharapan yang bergulat dalam ketakutan perkawanan

TIDAK!
mengalir diantara labirin otak yang menggerakkan jiwa berada dalam ruang kegundahan

TIDAK!
berat melangkahkan jemari tangan sekedar menguliti secercah harap

TIDAK!
bukan tak ingin tidak

TIDAK!
karena iya bukan jawab

TIDAK!
ingin mengalir dari rongga hati

TIDAK!
:untuk sebuah harapan tanpa keyakinan

[060701]
:: untuk seorang kekasihjiwa dalam gelisahnya

khayal 12:13 pm

mendung belum pula hilang dari semesta langit
saat jiwa belum pula menemukan sebuah penjejakan
dua puluh tiga langkah menapaki perjalanan
dalam sebuah bingkai kasih tak berkehendak
kepuasan nurani memenjarakan masa
ingin segera mengendarai kereta bahagia

[060622]

:: untuk mentarijiwa di hari kehidupan

khayal18 June 2006 9:33 pm

lipatan kain tutupkan rambut sebahu
bibir mungkin merekah dalam sebuah senyum keraguan
cincin emas putih bisikkan pesan kebimbangan
:ia jiwa tubuhnya

rengkuhan kasih dibelenggu martabat
di ruang kecil jelaga nama baik
sirat mata hampakan sebuah impian
:ia jiwa tubuhnya

berbaringlah
esok pagi pastilah sebuah cahaya akan hadirnya
ceritakanlah
pada seekor gagak hitam yang terbang rendah kitari kemewahan
bisikkanlah
kata mesra di selimut perselingkuhan

:ia jiwa tubuhnya
kenikmatan keduniaan
gairah ketabuan

:ia jiwa tubuhnya
bagi sebuah sayang
diantara gelimang kegelisahan

[20060618:21.33]
:: bagi mentarijiwa memendam belaian kerinduan